when … the sun rises and sets …

Sumpah mati, aku penasaran … Lho?! Kok seperti lirik lagu itu, ya? Hehehe …. Mungkin aja aku yang berlebihan, tapi beneran aku penasaran tentang dia …. Jujur saja, belum pernah aku melihat, bertemu dan kenal dia. Bahkan mendengar tentang dia juga tidak. Seseorang yang … sangat mengagumi … atau … bisa dikatakan “memuja” sang mentari. Tapi dia tidak memuja mentari yang tersenyum dengan cerahnya di angkasa. Melainkan memuja mentari yang mengintip di subuh hari … dan saat mentari telah lelah … yang akan kembali ke peraduannya.

Dulu, aku pernah memiliki satu tekad. Aku ingin mengabadikan saat mentari terbit dan tenggelam di setiap kota yang ku kunjungi. Bodoh dan berlebihan, mungkin kedengarannya. Tapi percaya atau tidak, hampir setiap kota yang kusinggahi, aku menyaksikan, bagaimana mentari datang dan pergi begitu saja. Seperti mengucapkan, “Lihatlah. Aku datang dan pergi di hadapanmu … seperti yang kau inginkan.” ….

Aku … bersedia berlama-lama di balik jendela, memandang ke luar sana, ditemani secangkir teh hangat dengan sedikit esens lemon atau melati. Atau hanya segelas kopi dengan sedikit saja susu dan gula, tanpa ada yang lainnya.

Sepertinya, dia juga begitu di seberang sana … mungkin …. Melakukan hal yang sama, entah dimanapun itu.

Lucunya, tanpa aku benar sadari atau tidak, aku lebih sering dalam perjalanan, kemanapun itu … dan memandang mentari semakin merunduk di horison sana … dari balik jendela kereta api ….

You may say, that I am too mellow … but, I enjoyed it.

Maybe, it sounds stupid and a little too much? But, I’ve had those moments. And I thanked God for all those precious moments ….

It’s true …

I do, adore …

When the sun …

Rises and sets ….

Nb: It’s not about me … it’s about … someone … out there.

*Pernah, aku kecewa, karena saat mentari tenggelam … dan aku tak bisa mengabadikannya dengan kameraku … dan memang tidak mungkin turun dari kereta api, yang berhenti hanya selama 1 menit. Karena jika pun harus turun, maka kereta api selanjutnya baru akan datang 2 jam kemudian. Not a chance, Dwi!*

Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s