mengapa perlu waktu untuk tahu …

… siapa dirimu, teman?

“Iya ya, dwi … Sie möchte immer als Besitzer werden ……”

“leider … ist sie … dia gak akan pernah berubah, meski menurutku, seharusnya dia berubah setelah semua yang terjadi di Jerman. Tapi aku tidak pernah mengaku salah atas apa yang dia katakana, bahwa aku yang salah … karena aku gak salah …”

Teman, mengapa perlu waktu yang terbilang bertahun untuk mengenal siapa dirimu sebenarnya? … bukankah manusia punya akal dan pikiran untuk memperbaiki diri? … tapi mengapa kamu … tidak berubah … paling tidak perhatikan kekuranganmu dan renungkanlah … aku sadar, aku juga gak sempurna, tapi paling tidak aku berani mengakui kalau aku lemah dan mengakui kesalahan dan meminta maaf, jika ku bersalah.

Tapi sayang, selama di sini … dulu … selama di sana … dulu … dan akhirnya … sampai sekarang … kamu tidak berubah …

Maka sekarang aku … yang akan menjauh … maaf, ternyata aku tidak bisa … bertahan.

*Sie möchte immer als Besitzer werden = selalu ingin berkuasa

*leider … ist sie … = sayang, dia begitu …


Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s