puisi Pak GP yang hilang dari ingatan

Pak, sore itu saya sendiri di toko buku … buku itu kecil … tapi jari-jari saya tetap meraihnya, karena hati tergerak membaca isinya … apakah „bermakna“ bagi saya …

bodoh sekali … kenapa gak langsung saya beli … padahal harganya terjangkau dompet …

semenit lalu … saya coba mengingat … tapi puisi sederhana itu terlupakan … maklum, saya bukan Neo … yang memori di otaknya bisa dikurangtambahi … jadi saya caplok dari milis teman puisi bapak …

mungkin … sepenggal kalimat ini ada dalam puisi itu …

„jika kau tak menemukan tenang di hatimu … kau tak ‚kan temukan di hidupmu …“


maaf, kalau salah



Ambillah waktu untuk berpikir Itu adalah sumber kekuatan
Ambillah waktu untuk bermain Itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi
Ambillah waktu untuk membaca Itu adalah sumber kebijaksanaan

Ambillah waktu untuk berdoa Itu adalah kekuatan terbesar di bumi
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicinta iItu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan
Ambillah waktu untuk bersahabat Itu adalah jalan menuju kebahagiaan

Ambillah waktu untuk tertawa Itu adalah musik yang menggetarkan jiwa
Ambillah waktu untuk memberi Itu adalah hari yang sangat singkat untuk kepentingan diri sendiri
Ambillah waktu untuk bekerja Itu adalah nilai keberhasilan

Ambillah waktu untuk beramal Itu adalah kunci menuju surga


Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s

%d Bloggern gefällt das:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close