“ … i lost my bestfriend … „

Begitu judul blog yang dituangkan seorang teman … dan akupun … menangis … setelah membacanya … Beuh! kenapa aku jadi nangis? padahal selama ini bapak ngajarin anak2 perempuannya untuk gak gampang nangis karena hal2 yang sepele. hmmm … kedengaran keras dan diktator, yah? tapi setelah aku pikir2 … memang ada benarnya juga. tapi … mau perempuan atau laki, kan dianugerahkan air mata untuk menangis, membersihkan mata dan yg lainnya … benar? jadi, kalau ada cowok yg nangis, aku gak akan ngatain „cengeng“. Kita hanya manusia

seorang teman ini … kami hanya bertemu dalam kurun waktu 3 bulan, setelah itu … aku pun harus kembali ke tanah air. Sebenarnya terlalu singkat untuk menjalin rasa persahabatan … tapi, aku menemukan banyak pelajaran tentang hidup darinya … memang dia lebih muda 2 tahun, tapi itu bukanlah sesuatu yang membuatku menganggap dia „tak tahu apa2“ tentang hidup. Meski sebelum aku kembali, terjadi sesuatu yang tidak nyaman … tapi dia akan selalu ada di hati dan memoriku … selamanya …

*menemukan …. kehilangan*

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s