Alamak ! Akar Perempuan dan Daun Pintu Hatimu


Akhirnya, kesampaian juga beli bacaan baru … maksud hati, adalah mengejar Akar, Jendela – Jendela, Pintu, Atap, Biru, Rojak … wwwhoopss ! Sepertinya terlalu banyak, ya. Yahhh … emang yang namanya hobi susah ditinggalkan.
Tapi, yang didapat ternyata bukan yang dicari, paling tidak satu yang saya dapatkan.
Hmmm … sial

Sampai di rumah dan membaca dari judulnya, saya menemukan sesuatu yang menarik perhatian !
Judul dari ketiga buku ini saya rangkai menjadi sebuah kalimat … dan …
Voila !!

Alamak ! karya Fira Basuki
Akar karya Dee
Perempuan dan Daun karya Kirana Kejora
Pintu Hatimu karya Leo Chundra

menjadi seperti judul blog saya kali ini

baru Pintu Hatimu yang selesai saya baca dan yang lainnya ? Segera … berhubung seminggu ini ke sana ke sini anterin sepupu audisi, jadi … ya ngulur waktu, deh.

Ach ya, satu lagi buku yang ingin saya dapatkan adalah Nipah.

Malam itu, buku tersebut sudah berada di atas telapak tangan saya, berhubung ujing sudah kelihatan capek, yah kapan – kapan deh belinya .

Sebuah puisi yang membuat saya terbahak – bahak dari Pintu Hatimu :

Saat Hujan

Deras hujan

Yang kupandang dari salah satu jendela rumah
Mengingatkanku pada janji
Untuk bertemu denganmu di taman
yang tentunya sekarang
berdiri kehujanan
Menangis
Menungguku datang

Tapi, maaf sayang

Aku sudah mandi

…..

Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s