benarkah dia mirip saya ?

… Dia …

jika saja dia masih menghirup udara bersama kita, umurnya tak akan jauh berbeda dari saya sekarang

tapi Yang Maha Kuasa telah memanggilnya mendahului kita semua

( ternyata ada sisi baiknya saya pelupa seperti ini, karena saya tak ingat lagi siapa nama almarhum … )

Saat makan malam di rumah tante dan om, kami terpancing untuk mengobrol tentang sekilas hidup saya selama di negara ini. Saya tidak ingat lagi, entah bagaimana tercetuslah dari bibir mereka berdua.
Menurut tante, saya mirip Fransiska anak tetangga, sedang menurut om, saya mirip mendiang ( yang ternyata adalah almarhum adik laki – laki om )
Jujur, saya jadi bingung sendiri. Ingin menerka ada apa dan siapa mereka ?
Tetap saja untuk beberapa saat tak terjawab
Namun kemudian terjawab dengan sendirinya
Saya … ya … terkejut tapi mencoba memahami keseluruhan cerita.

Saya tidak tahu darimananya saya mirip dengan almarhum, tapi saya penasaran ingin melihat foto beliau, tapi saya pikir berulangkali, sebaiknya tidak usah.

Dia, adalah seseorang pelajar lulusan sebuah pesantren, berbudi pekerti, sependengaran saya. Bijak dalam keagamaan dan saya yakin, akhlak beliau tidak dapat diragukan.
Namun, sepertinya “ dunia lain “ lebih menghendakinya untuk ke sana daripada di dunia ini.
Sempat mengenyam bahasa negara ini, ternyata hatinya lebih memilih untuk kembali ke tanah air dan mengabdikan apa yang dia miliki tidak hanya untuk dunia, melainkan juga akhirat.
Seringkali dia dirasuki oleh, yang katanya, adalah almarhum sang nenek dari ibunya.

Berselang beberapa bulan kepulangannya ke Sumatera Utara, ternyata dia mengamalkan ilmunya di daerah pariwisata Bahorok, yang tak lama kemudian disapu bersih oleh banjir Bandang dari pegunungan Leuser.
dan Dia menjadi salah satu korban keserakahan manusia atas kekayaan alam dan mau tak mau banyak manusia yang mungkin belum tiba ajalnya, harus menerima kemarahannya pula.


*almarhum dalam usaha menyelamatkan diri, tapi kemudian kembali mencari asal suara seorang anak kecil yang berteriak saat banjir melewati Mesjid dan berusaha menolongnya … wallahualam … hanya Allah yang Maha Segala Tahu dan hanya kepada Nya kita berpulang. Setelah beberapa hari jenazah tidak diketemukan, akhirnya dengan ridha Allah sanak saudara shalat Ghaib berjamaah, kemudian muncullah jenazah almarhum di depan Mesjid dan segera disemayamkan.*

* betapa besar kuasa Mu atas setiap hela nafas kami dan Kau Maha Segala *

semoga amal dan ibadah almarhum diterima disisiNya
… amin …

Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s