Hallo ………. siapa di sana ?

rrrrr … rrrr … ( saya hanya mengaktifkan nada getar HP. Ringtone ? No way ! )

Saya :
Dwi … hallo ?

Stranger :
………… ( diam )

Saya :
Ini Dwi … siapa di sana ?

Stranger :
( seperti gugup ingin menjawab apa … akhirnya yang keluar dari
mulutnya adalah … ) ……. so sorry, just wanna test this phone
number …

tuttttttttttt ……. ( koit telepon dia )

Saya :
………. ( bengong.com ) ………
watta ????!!!!!

Ampunnnnnnnn ! Baru sekali ini kejadian begini terjadi pada saya selama di Jerman !

1. Saya tidak pernah memberikan nomor telepon genggam pada orang yang saya tidak kenal atau langsung tatap muka ! Apalagi kaum Adam ! Mensch !

2. Suara yang menelepon ini adalah suara laki – laki dan saya yakin warga negara Indonesia ! ( Jangan pernah mencoba mengakali saya dengan menggunakan bahasa asing, apalagi bahasa Inggris yang notabene sudah sangat biasa ! Dialek AS atau Inggris atau Irlandia atau Aussie atau manalagi ? Bahasa Mars yang saya tidak tahu sama sekali )

3. Memberikan nomor telepon apalagi telepon genggam lumayan sakral di negara ini.
Tapi ya tetap saja ada teman atau kenalan yang meneruskan nomor telepon saya ke orang lain … maaf, yang tidak penting.

4. Sepertinya kamu menelepon dari tanah air, ya ? Kasihan sekali ! Berapa Pulsa yang terbuang hanya untuk mengusik saya ?
Soalnya saya dengar banyak orang di latarmu ngobrol dengan bahasa negara saya.

5. Selamat berjuang menelepon saya, karena saya tidak akan ambil pusing dengan tingkahmu


Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s