Kereta Malam

tanggal 5 Januari 2008, pukul 01:26
Stasiun Kereta Api Stuttgart

pertama kalinya saya naik kereta malam
penasaran juga sih … gimana rasanya naik kereta api malam
sendirian pula

mulai dari stasiun, 2 setengah jam saya harus menunggu kereta api cepat yang menuju Hamburg
banyak benar hal yang tidak biasa yang terjadi hanya di malam hari di Jerman

ada seorang ibu dengan hanya memakai sweater, rok, kaos kaki & sepatu sandal,
topi ala penyihir bermotif bulan sabit, kucing dan panci berwarna keemasan
dan membawa tas tangan kain untuk belanja khas orang sini
sepertinya dia sedikit mabuk … berceloteh ini itu sana sini
akhirnya menuju ke sudut ruangan dan menyandarkan tubuhnya ke sebuah benda berwarna putih setinggi 2 meter
yang ternyata …
pemanas ruangan !!!

betapa saya … hahahaha
kalau dia ga bilang „Heizung brauche ich jetzt“
( yang saya perlu sekarang adalah pemanas ),
maka sampai balik ke Medan, mungkin saya tidak akan pernah tahu
benda apa yang menempel di dinding di sudut ruangan

di waktu lain, ada 4 anak muda membawa sekerat berisi 30 botol bir ( sempat2nya saya menghitung )
tapi mereka masih belum mabuk benar

hmmm … yang *sudah biasa*
siapa yang duduk paling dekat pintu, bukakanlah pintu bagi mereka yang ingin masuk, tapi tidak bisa membuka pintu, karena berkoper2 bawaannya

tapi apa hendak dikata … itulah kehidupan malam di sekitar stasiun kereta api
di belahan bumi manapun
sepertinya

dengan 2 kali ganti kereta akhirnya sampai lagi di kota pelabuhan
Hamburg

08:54
5 Januari 2008

Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s