Muna‘?


Berbaringlah dengan tenang,
meskipun anda pasti akan merasa tegang
atau grogi..

Dia akan mendekat dan menanyakan
apakah anda takut. kalau dia bertanya
demikian, gelengkanlah kepala anda
dengan penuh keberanian.

Lalu dia akan mulai memasukan ‚itu‘
nya. Mungkin suhu badan anda akan
meningkat, tapi tenang saja, dia akan
melakukannya dengan gentle..

Dia akan memandang mata anda dalam-
dalam, dan meminta anda untuk percaya
padanya. Bagaimanapun, dia sudah punya
banyak pengalaman dalam hal ini.

Senyumnya yang menawan akan membuat
anda sedikit rileks, dan anda akan
membukanya lebih lebar agar dia dapat
masuk dengan mudah. Saat ini mungkin
anda akan memintanya untuk
melakukannya lebih cepat, tapi dia
tidak terburu-buru, supaya anda tidak
kesakitan.

Dia juga akan menanyakan kalau-
kalau anda merasa sakit. Kalau dia
bertanya demikian, meskipun dengan
berlinang air mata tetaplah gelengkan
kepala anda, dan minta dia untuk
meneruskannya. pada momen2 ini mungkin
anda juga akan merasa sedikit mati
rasa.

Setelah beberapa saat, anda akan
merasakan suatu kelegaan yang luar
biasa, dan dia akan menarik ‚itu‘ nya
keluar. Dia lalu akan tersenyum
hangat, dan memuji betapa hebatnya
anda.

Tersenyumlah, karena bagaimanapun,
ini adalah pengalaman pertama
anda……..




…………………………..cabut
gigi lho maksudnya…..

inilah yang pernah membuat saya dan seorang kenalan jadi adu argumen, tapi…sepertinya dialah yang berprasangka buruk terhadap saya dan perempuan manapun, yang tidak tinggal di tanah air tercinta…

sebenarnya penggalan di atas hanya guyon terusan dari seorang sahabat saya di Medan…dan ketika pertama kali membacanya, saya juga ga punya pikiran yang macam2…karena saya yakin, pasti ini juga sekedar intermezzo…

tapi setelah si kenalan ini membacanya, dia malah bertanya dengan konotasi
„kamu ga usah munafik, deh“
dia juga curhat ttg ML nya yang pertama dan saya tanggapi pada awalnya biasa saja

saya utarakan pendapat saya …
tapi…setelah diskusi tentang sudut pandang masing2…kenapa malah saya yang dipojokkan ???

intinya : si kenalan ini beranggapan, saya sama seperti dia !!! dan yang lebih tidak nyaman di kuping saya … semua perempuan yang di luar Indonesia SAMA SAJA !!

yang membuat saya tidak habis pikir,
kenapa dia menyangkutpautkan dengan kebudayaan bangsa timur ??!!!
yang menurut dia lebih „putih“ dari bangsa barat

saya hanya mampu mengucap … dan saya tidak mendikte siapapun, tapi sepertinya akan lebih damai, jika menjadi abroadminded person

kemudian saya cerita ke seorang teman wanita Indonesia di sini
… ternyata dia lebih tidak senang atas „sudut pandang“ si kenalan itu,
soalnya dia pernah mengalami hal yang sama dengan saya …

*…menjauh…menjauh…menjauh…*
well, friend … it means … women are not the same…
same as you … and men

Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s